Pesepeda Asal Iran Tiba di Jembrana, Bawa Pesan Perdamaian di Lintas Asia

Pesepeda Asal Iran Tiba di Jembrana, Bawa Pesan Perdamaian di Lintas Asia

M-Radar News, Bali – Seorang pesepeda perempuan asal Iran, Arezoo Eskandari, tiba di Kabupaten Jembrana, Bali, pada awal Juli 2026. Ia membawa misi perdamaian dan persaudaraan antarbangsa melalui perjalanan sepeda lintas Asia sejauh ribuan kilometer.

Arezoo memasuki Indonesia pada Juni 2026 setelah menempuh perjalanan sekitar 8.000 kilometer dari Iran. Rutenya melintasi China, Vietnam, Laos, Malaysia, hingga tiba di Indonesia. Selama di Indonesia, ia merencanakan perjalanan satu bulan dari Jakarta melintasi Pulau Jawa hingga Bali, sebelum melanjutkan ke Asia Selatan.

Selain sebagai pesepeda, Arezoo juga merupakan Duta Pariwisata Kota Isfahan, Iran. Perjalanannya mengusung kampanye slow life sekaligus membawa pesan perdamaian, persaudaraan antarbangsa, dan memperkenalkan budaya Iran kepada masyarakat dunia.

Menurut Arezoo, ekspedisi ini bertujuan mengubah pandangan negatif yang selama ini berkembang mengenai negaranya. “Saya memulai perjalanan dari Iran, kemudian melewati China, Vietnam, Laos, Malaysia, dan sekarang berada di Indonesia. Setelah dari Bali, saya akan melanjutkan perjalanan ke India, Nepal, dan Pakistan. Saya ingin menyampaikan bahwa Iran adalah negara yang damai dan mengajak masyarakat dunia untuk tidak takut berkunjung ke Iran,” ujarnya.

Selama berada di Bali, Arezoo didampingi petugas dari Balai Pelestarian Kebudayaan Bali, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Di Kabupaten Jembrana, ia mengunjungi Rumah Panggung, rumah adat masyarakat Muslim di Kelurahan Loloan Timur, yang menjadi ikon sejarah dan budaya daerah tersebut.

Ia juga menyambangi Puri Agung Negara, bangunan bersejarah yang pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Jembrana sekaligus kediaman Gubernur Bali pertama, Anak Agung Bagus Sutedja. Bagi Arezoo, kunjungan ke Puri Agung Negara memberikan pengalaman tersendiri karena memperlihatkan jejak sejarah keharmonisan antara masyarakat Hindu dan Muslim yang telah terjalin sejak masa Kerajaan Jembrana.

Pesepeda asal Iran itu dijadwalkan berada di Bali hingga pertengahan pekan ini. Selama di Pulau Dewata, ia akan mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan budaya sambil memperkenalkan kebudayaan Iran kepada masyarakat yang ditemuinya dalam perjalanan.

Setelah menyelesaikan perjalanan di Bali, Arezoo akan kembali mengayuh sepedanya menuju India, Nepal, dan Pakistan untuk melanjutkan misi perdamaian yang telah membawanya melintasi berbagai negara di Asia.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup