Hotline Lapor Cak Eri Terima 13.091 Aduan, Pemkot Surabaya Tuntaskan 13.058 Laporan
M-Radar News, Surabaya – Antusiasme warga Surabaya memanfaatkan Hotline Lapor Cak Eri terus meningkat. Sejak diluncurkan pada 11 Mei hingga 31 Juli 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, telah menerima 13.091 laporan pengaduan masyarakat.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.058 laporan berhasil ditindaklanjuti atau diselesaikan, sedangkan 33 laporan lainnya masih dalam proses penanganan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, tingginya jumlah pengaduan menjadi indikator meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi sekaligus memperbaiki pelayanan publik.
Menurutnya, setiap laporan yang masuk menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah untuk memetakan persoalan di lapangan dan menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Semakin banyak masyarakat menyampaikan laporan, semakin banyak pula persoalan riil yang bisa dipetakan. Data inilah yang menjadi dasar pemerintah menentukan kebijakan dan prioritas pelayanan,” kata Eddy, pada Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal pengoperasiannya, Hotline Lapor Cak Eri menerapkan standar pelayanan dengan target setiap laporan mendapat respons maksimal dalam waktu 1 x 24 jam. Standar tersebut berlaku bagi seluruh perangkat daerah, kecamatan, hingga kelurahan.
Untuk mempercepat proses penanganan, masyarakat diminta menyampaikan laporan secara lengkap, termasuk mencantumkan lokasi kejadian dan dokumentasi pendukung agar petugas lebih mudah melakukan verifikasi di lapangan.
“Kelengkapan informasi akan mempercepat proses identifikasi persoalan sehingga solusi yang diberikan juga lebih tepat,” ujar Eddy.
Data Dinkominfo menunjukkan, hingga akhir Juli 2026 pengaduan paling banyak berkaitan dengan parkir sebanyak 2.187 laporan. Selanjutnya persoalan lalu lintas dan pedagang kaki lima (PKL) sebanyak 1.207 laporan, pendidikan sebanyak 1.003 laporan, serta sosial kemasyarakatan sebanyak 960 laporan.
Sementara berdasarkan perangkat daerah, Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi instansi dengan penanganan laporan terbanyak, yakni 3.079 laporan. Disusul Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) sebanyak 1.771 laporan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebanyak 850 laporan, dan Dinas Pendidikan (Dispendik) sebanyak 847 laporan.
Selain melalui Hotline Lapor Cak Eri, Pemkot Surabaya juga menerima aspirasi masyarakat lewat aplikasi Wargaku. Selama periode 6 Mei hingga 31 Juli 2026, tercatat 1.563 pengaduan, yang sebagian besar telah berhasil diselesaikan.
Adapun jenis laporan yang paling sering disampaikan melalui aplikasi tersebut meliputi jalan rusak dan berlubang, pemangkasan atau perantingan pohon, serta gangguan penerangan jalan umum.
Eddy menegaskan, seluruh data pengaduan tidak hanya dimanfaatkan untuk menyelesaikan setiap laporan, tetapi juga menjadi dasar evaluasi dalam menentukan fokus pembenahan pelayanan publik.
Ia mencontohkan, tingginya aduan mengenai parkir menjadi acuan bagi Pemkot Surabaya untuk terus memperkuat penataan sektor tersebut melalui kolaborasi Dishub bersama kecamatan, kelurahan, dan perangkat daerah terkait.
“Evaluasi penyelenggaraan parkir kami lakukan setiap hari berdasarkan data pengaduan masyarakat, bukan sekadar asumsi,” ungkap Eddy.
Lebih lanjut, ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan juga harus diiringi komunikasi yang baik dari aparatur kepada masyarakat.
Karena itu, setiap petugas diminta mendengarkan keluhan warga secara utuh, memberikan penjelasan yang santun, serta memastikan setiap laporan memperoleh tindak lanjut sesuai kewenangan.
“Target kami bukan hanya memberikan respons, tetapi memastikan setiap pengaduan benar-benar ditangani hingga masyarakat memperoleh solusi atas permasalahannya,” tegas Eddy.
Ia memastikan Dinkominfo akan terus memperkuat sistem pengelolaan pengaduan agar seluruh laporan dari berbagai kanal dapat dipantau secara terintegrasi dan menjadi dasar peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Surabaya.
“Ketika warga menyampaikan persoalan, pemerintah harus hadir, merespons, dan memastikan persoalan tersebut ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












