Tindaklanjuti Keluhan Warga, Pemkot Surabaya dan KAI Daop 8 Bersihkan Gunungan Sampah di Belakang Pasar Turi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Kepala KAI Daop 8 Surabaya Daniel J. Hutabarat turun langsung melihat kondisi kawasan gunungan sampah, Jumat (18/9/2026). Foto: istimewa

M-Radar News, Surabaya – Laporan warga melalui hotline Lapor Cak Eri mengungkap keberadaan tumpukan sampah yang menggunung di belakang Pasar Turi, Kota Surabaya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya langsung melakukan pengecekan dan pembersihan di lokasi, Jumat (18/9/2026).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Kepala KAI Daop 8 Surabaya Daniel J. Hutabarat turun langsung melihat kondisi kawasan yang berada di lahan milik PT KAI tersebut.

Wali Kota Eri mengatakan, tumpukan sampah itu tidak terlihat dari jalan raya karena tertutup pagar seng. Setelah mendapat laporan masyarakat, Pemkot Surabaya kemudian berkoordinasi dengan PT KAI untuk menangani persoalan tersebut.

“Aku mendapatkan laporan ada sampah menggunung di belakang Pasar Turi. Ternyata tidak kelihatan dari jalan raya karena ketutupan seng, dan sampah sak gunung tadi masuk di tanahnya PT KAI. Jadi tadi saya koordinasi dengan KA Daop 8 untuk melakukan pengecekan bersama,” ujar Eri.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, kemudian menerjunkan alat berat dan armada pengangkut untuk membersihkan sampah dari lokasi.

Eri menekankan agar proses pembersihan dilakukan secara hati-hati karena lokasi berada di sekitar jalur rel KA. Pengambilan sampah tidak boleh sampai mengganggu kondisi tanah yang menopang jalur rel.

“Pembersihannya harus hati-hati karena tanah jalur perlintasan KA tidak boleh turun, tapi sampahnya harus diambil,” tegasnya.

Selain pembersihan, Pemkot Surabaya dan PT KAI Daop 8 juga akan melakukan penertiban terhadap bangunan liar yang berada di sepanjang jalur KA, khususnya kawasan belakang Pasar Turi.

Kepala KAI Daop 8 Surabaya, Daniel J. Hutabarat mengatakan, bahwa penertiban bangunan liar tersebut akan dilakukan bersama dengan Pemkot Surabaya.

“Kami juga mendapatkan amanah dari Bapak Wali Kota Eri Cahyadi, bersama-sama juga akan menertibkan bangunan liar di sepanjang jalur KA, khususnya di wilayah belakang Pasar Turi ini,” kata Daniel.

Pemkot Surabaya menyatakan siap memberikan dukungan personel maupun armada untuk membantu proses penertiban dan pembersihan kawasan tersebut.

Sehari Angkut 60 Ton Sampah

Kepala DLH Kota Surabaya, M Fikser mengatakan, tumpukan sampah di lokasi tersebut didominasi sampah rumah tangga. Namun, pihaknya juga menemukan indikasi aktivitas pengelolaan sampah yang tidak sesuai aturan.

“Sampah ini cukup banyak ya, ini sampah rumah tangga. Tapi di situ juga terindikasi ada pengelolaan sampah yang melanggar aturan. Jadi sekarang kita lakukan pengambilan sampah secara intensif,” ujar Fikser.

Menurutnya, besarnya volume sampah membuat petugas harus mengerahkan sejumlah armada dump truck. Dalam sehari, sekitar 20 dump truck digunakan untuk mengangkut sampah dari lokasi.

“Sehari saja kita bersihkan sudah terangkut sekitar 20 dump truck. Jika satu dump truck berkapasitas 3 ton, berarti dalam sehari saja ada sekitar 60 ton sampah yang diangkut,” jelasnya.

Fikser menambahkan, Pemkot Surabaya juga mengambil tindakan terhadap pihak yang melakukan pemilahan sampah yang tidak sesuai ketentuan.

“Tadi ada pihak yang melakukan pemilahan sampah tidak sesuai aturan, langsung kita tindak secara yustisi. Kita sesuaikan dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Persampahan, di mana denda maksimal yang kita ajukan bisa mencapai Rp50 juta,” tegasnya.

Ia menegaskan, penanganan tersebut dilakukan agar kawasan belakang Pasar Turi tidak kembali digunakan sebagai lokasi pembuangan maupun pengelolaan sampah secara ilegal.

Kendati demikian, Pemkot Surabaya juga mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan lingkungan.

Selain berpotensi mencemari lingkungan, tumpukan sampah di sekitar jalur KA juga perlu ditangani karena berada di kawasan yang berkaitan dengan keselamatan perjalanan kereta api.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup