Pengcab JMSI Banyuwangi Resmi Dikukuhkan, Bupati Ipuk Dorong Media Perkuat Promosi dan Pembangunan Daerah
M-Radar News, Banyuwangi – Pengurus Cabang (Pengcab) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan di Hotel Santika Banyuwangi, pada Kamis (30/7/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi langkah memperkuat kolaborasi antara perusahaan media, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah.
Pengukuhan dipimpin Ketua Pengurus Daerah JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam, didampingi Wakil Ketua Bidang Jurnalisme Berkualitas Jay Wijayanto serta Sekretaris JMSI Jawa Timur Purna Budi Nugraha.
Dalam kepengurusan baru, Subahrodin Yusuf dipercaya sebagai Ketua JMSI Banyuwangi dan Dedi Jumhardiyanto sebagai Sekretaris untuk periode 2025–2030.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan workshop bertajuk “Menakar Peran Media dan Regulator dalam Investasi di Daerah”, yang membahas kontribusi media dalam menciptakan iklim investasi yang sehat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, Kepala BNNK Banyuwangi Kombes Pol Rahmat Kurniawan, Kepala OJK Jember Aris Budiman, CEO Promedia Grup Agus Sulistriyono, serta jajaran pimpinan instansi, organisasi, dan perusahaan media.
Ketua PD JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam menegaskan, bahwa perusahaan pers harus terus meningkatkan profesionalisme, baik dari sisi produk jurnalistik maupun tata kelola perusahaan. Menurutnya, media yang sehat akan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan dipercaya publik.
Ia juga mendorong seluruh anggota JMSI untuk terus meningkatkan kapasitas perusahaan, termasuk melalui proses verifikasi Dewan Pers sebagai bentuk penguatan kredibilitas.
“Media harus menjadi bagian dari solusi. Tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberitaan yang berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut, media memiliki peran penting dalam mengenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas. Berbagai capaian pembangunan, khususnya di sektor pariwisata, ekonomi, dan investasi, membutuhkan dukungan publikasi agar memberikan dampak yang lebih besar.
Ipuk juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, media harus tetap mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
“Media yang profesional akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus mendorong kemajuan daerah,” kata Ipuk.
Sementara Ketua JMSI Banyuwangi, Subahrodin Yusuf mengatakan, kepengurusan yang baru akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, maupun berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, sinergi yang terjalin diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran media siber sebagai pilar demokrasi dan pembangunan.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, JMSI Banyuwangi diharapkan mampu menjadi organisasi perusahaan pers yang profesional, independen, serta aktif mendukung promosi potensi daerah dan pertumbuhan ekonomi melalui jurnalisme yang berkualitas. (***)
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.










