Promo Pekan QRIS Nasional, Parkir di Surabaya Hanya Rp810 untuk Dua Jam Pertama
M-Radar News, Surabaya – Kabar baik bagi masyarakat yang hendak memarkir kendaraan di sejumlah lokasi parkir elektronik di Kota Surabaya. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memberikan tarif khusus sebesar Rp810 untuk dua jam pertama.
Promo tersebut diberlakukan dalam rangka Pekan QRIS Nasional 2026, dan berlangsung pada 15-16 Agustus 2026, di sejumlah tempat parkir di Kota Pahlawan.
Kepala UPT Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Jeane Mariane Taroreh mengatakan, program ini menjadi salah satu langkah Pemkot Surabaya dalam mendorong masyarakat beralih ke sistem pembayaran parkir secara non-tunai.
“Pemberlakuan tarif khusus Rp810 ini merupakan bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Non-Tunai yang diinisiasi Bank Indonesia, sekaligus dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan Pekan QRIS Nasional 2026,” katanya, Jumat (14/8/2026).
Selain memberikan tarif khusus, kata Jeane, program tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan QRIS dalam transaksi parkir.
Jeane menyebut, pembayaran secara digital dinilai lebih praktis dan dapat meningkatkan transparansi transaksi parkir.
“Tujuannya ada dua, yakni mendukung pembayaran non-tunai dan membiasakan masyarakat membayar parkir menggunakan QRIS yang lebih transparan dan praktis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tarif Rp810 berlaku khusus untuk dua jam pertama. Setelah melewati durasi tersebut, pengguna kendaraan tetap dikenakan tarif parkir progresif sesuai ketentuan yang berlaku.
Sejumlah lokasi yang menerapkan tarif khusus itu, antara lain;
- Gedung Balai Pemuda,
- Gedung Siola,
- Park and Ride Genteng Kali,
- Park and Ride Mayjen Sungkono,
- Park and Ride Adityawarman,
- THP Kenjeran Utara dan Selatan,
- Wisata Tugu Pahlawan,
- Wisata Taman Bulak,
- Mangrove Gunung Anyar,
- Taman Harmoni,
- Lapangan Thor,
- Lapangan Hockey,
- Parkir Valet Tunjungan, serta
- Gelora Bung Tomo (GBT) saat pre-season game Persebaya vs Penang FC.
Pemkot Surabaya berharap, promo tersebut dapat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan masyarakat menggunakan pembayaran non-tunai, bukan hanya selama program berlangsung.
“Kami ingin penggunaan QRIS ini tidak berhenti selama promo berlangsung. Masyarakat diharapkan tetap menggunakan pembayaran non-tunai untuk transaksi parkir setelah program ini berakhir,” ujar Jeane.
Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan promo tersebut untuk mencoba sistem pembayaran parkir menggunakan QRIS sekaligus merasakan kemudahan transaksi secara digital.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk mencoba pembayaran parkir menggunakan QRIS. Harapannya, kemudahan yang dirasakan selama promo dapat membuat masyarakat terus menggunakan pembayaran non-tunai dalam transaksi parkir sehari-hari,” pungkas Jeane.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












