Tangis Juara Pramuka Asal Ende Nyaris Gagal ke Jambore Nasional, Tak Ada Biaya
M-Radar News, Kupang – Tangis haru anggota Pramuka dari Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), pecah setelah penutupan Jambore Daerah (Jamda) X Gerakan Pramuka NTT. Mereka yang merupakan peserta berprestasi sempat nyaris gagal berangkat ke Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta, karena terkendala biaya keberangkatan.
Video yang menunjukkan para anggota Pramuka menangis sambil memeluk Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk, viral di media sosial dan menarik perhatian publik. Dalam video tersebut, salah seorang siswi menyampaikan permohonan agar dapat diberangkatkan ke Jambore Nasional, “Bapak, kami mau ikut Jambore, tolong kami.”
Kendala Biaya Membayangi Keberangkatan
Sinun Petrus Manuk menjelaskan bahwa kendala utama adalah keterbatasan dana. Meskipun seluruh proses administrasi pendaftaran dan pembayaran iuran Jambore Nasional sebesar sekitar Rp 40 juta telah selesai, kebutuhan biaya lain seperti transportasi mencapai sekitar Rp 150 juta belum terpenuhi sepenuhnya.
Setelah penutupan Jamda pada 2 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Fatubena, Kota Kupang, para peserta asal Ende harus kembali ke daerah asal mereka karena kekurangan dana. Pemerintah Kabupaten Ende memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta, sementara sisanya dipenuhi melalui gotong royong dari orang tua peserta, sekolah, gugus depan, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk donatur dari luar daerah.
Dukungan Berbagai Pihak dan Perjalanan ke Jambore Nasional
Sinun mengungkapkan rasa haru atas perhatian yang diberikan banyak pihak. Bahkan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Menteri Pemuda dan Olahraga ikut menyoroti masalah ini dan meminta agar peserta asal Ende tidak ditinggalkan.
Selain kendala biaya, ada juga tantangan terkait tiket kapal setelah kembali ke Ende. Namun, berkat koordinasi dengan PT Pelni, tiket keberangkatan dari Maumere berhasil diperoleh. Kini, sebanyak 47 anggota Pramuka asal Ende telah berangkat ke Jambore Nasional bersama 756 peserta lainnya dari NTT melalui jalur laut menuju Jakarta.
Harapan dan Pesan Ketua Kwarda NTT
Sinun berharap para peserta dapat menjaga nama baik daerah selama mengikuti Jambore Nasional. Ia berpesan agar mereka tetap sehat, menjaga kekompakan, mempromosikan budaya NTT, dan mengibarkan nama Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional.
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya dukungan pemerintah dan masyarakat dalam membiayai kegiatan positif yang dapat membentuk karakter dan prestasi generasi muda. Upaya bersama ini memastikan bahwa anak-anak berprestasi dari Ende dapat mengikuti ajang nasional dan mengharumkan nama daerah.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












