Apple dan Google Ikuti Arahan Trump, Nama Danau Ontario Kini Jadi ‘Danau Amerika’

Apple dan Google Ikuti Arahan Trump, Nama Danau Ontario Kini Jadi ‘Danau Amerika’. Foto: istimewa

M-Radar NewsApple dan Google telah mengubah nama Danau Ontario menjadi “Danau Amerika” pada layanan peta digital mereka bagi pengguna di Amerika Serikat.

Perubahan ini mengikuti arahan eksekutif Presiden Donald Trump yang menginstruksikan penggantian nama sesuai sistem penamaan geografis pemerintah AS.

Langkah ini dilakukan Google terlebih dahulu pada 29 Agustus 2026, diikuti oleh Apple pada 2 September 2026, bertepatan dengan hari pertama CEO baru Apple, John Ternus.

Meskipun perintah eksekutif tersebut tidak secara langsung mewajibkan perusahaan swasta, Apple dan Google menggunakan basis data resmi pemerintah AS sebagai referensi penamaan lokasi pada layanan mereka.

Presiden Trump, bahkan dikabarkan menghubungi Apple secara langsung untuk meminta perubahan nama tersebut. Selain Danau Ontario, Apple juga pernah mengganti nama beberapa lokasi lain, seperti Teluk Meksiko menjadi “Teluk Amerika” dan mengembalikan nama Denali menjadi “Gunung McKinley”.

Namun, tidak semua layanan peta mengikuti perubahan ini. MapQuest, misalnya, menolak menggunakan nama baru dan menyediakan opsi bagi pengguna untuk memilih nama yang mereka inginkan.

Perubahan nama ini terjadi di tengah ketegangan hubungan dagang antara AS dan Kanada yang berujung pada perang tarif. Danau Ontario yang terletak di perbatasan kedua negara memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, terutama bagi Kanada.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan bahwa, nama “Ontario” berasal dari bahasa Wendat, yang berarti “danau yang indah” atau “danau yang besar”, dan telah digunakan selama lebih dari 400 tahun.

Pihak Kanada secara tegas menolak perubahan nama tersebut, menganggapnya sebagai tindakan sepihak yang tidak menghormati sejarah dan identitas wilayah.

Danau Ontario sendiri merupakan danau terkecil dan paling timur dari lima Danau Besar di Amerika Utara, dengan luas sekitar 19.011 kilometer persegi dan kedalaman maksimum mencapai 244 meter.

Danau ini juga berfungsi sebagai saluran keluar utama air dari sistem Danau Besar menuju Sungai St. Lawrence dan akhirnya ke Samudra Atlantik.

Sejarah wilayah Danau Ontario mencakup penjelajahan oleh bangsa Eropa sejak awal abad ke-17 dan berbagai konflik militer penting. Lokasi ini saat ini menjadi simbol penting bagi kedua negara, AS dan Kanada, yang berbatasan langsung di sekitar danau tersebut.

Perubahan nama di layanan peta digital ini menimbulkan perdebatan luas di masyarakat dan media sosial, mencerminkan ketegangan politik dan ekonomi yang sedang berlangsung antara kedua negara.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup