Canggih, China Diduga Bangun Kapal Induk Khusus Drone Kapal Selam Pertama di Dunia

Canggih, China Diduga Bangun Kapal Induk Khusus Drone Kapal Selam Pertama di Dunia. Foto: istimewa

M-Radar NewsChina diduga sedang membangun kapal induk khusus yang dirancang untuk mengoperasikan drone kapal selam berukuran sangat besar, sebuah inovasi yang belum pernah ada di dunia.

Berdasarkan analisis citra satelit terkini yang diperoleh dari galangan Hudong-Zhonghua di Shanghai, kapal tersebut memiliki bentuk dan konfigurasi yang berbeda dari kapal permukaan konvensional.

Meskipun sekilas menyerupai kapal pendaratan amfibi, desain bagian buritannya menunjukkan fungsi yang ditujukan untuk mengoperasikan kendaraan bawah air tanpa awak berukuran sangat besar atau extra-extra large uncrewed underwater vehicle (XXLUUV).

Bagian yang paling mencolok adalah well-deck besar di buritan kapal yang tidak dirancang seperti well-deck kapal amfibi biasa.

Di bawahnya terdapat dudukan atau cradle besar yang dapat diturunkan langsung ke air menggunakan mekanisme 12 lengan jack-up vertikal.

Fasilitas ini memungkinkan kapal untuk menurunkan dan menaikkan drone kapal selam secara perlahan dan aman.

Selain itu, kapal ini juga dilengkapi dengan hanggar internal berukuran besar yang diperkirakan mampu menampung sekitar empat drone kapal selam berukuran sangat besar, atau lebih banyak jika membawa drone yang lebih kecil.

Kapal ini diyakini berfungsi sebagai mothership untuk kendaraan bawah air otonom, dan merupakan bagian dari upaya pengembangan teknologi kapal selam tanpa awak China yang selama ini berlangsung tertutup.

Pemerintah China dan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) belum mengonfirmasi secara resmi nama, klasifikasi, maupun fungsi kapal tersebut.

Namun, mengutib analisis dari media pertahanan Naval News, Kamis (17/9/2026) menyatakan, bahwa kapal ini bisa menjadi kapal induk drone kapal selam pertama di dunia.

Inovasi ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan teknologi militer bawah laut China, yang dapat memperluas kemampuan operasi militer otonom di laut, sekaligus meningkatkan keunggulan strategis di wilayah perairan internasional.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup