UMKM Pamerkan Produk Unggulan di Alun-alun Pandeglang
M-Radar News, Pandeglang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menggelar Peken Jasindo di Alun-alun Pandeglang, Sabtu (25/7/2026). Acara ini dimanfaatkan sebagai ruang promosi dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan, kegiatan itu menunjukkan kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan pelaku UMKM dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat.
“Ini sinergi yang luar biasa karena menghadirkan para UMKM sekaligus memberikan literasi, workshop, dan edukasi,” kata Dewi saat menghadiri Peken Jasindo di Alun-alun Pandeglang.
Menurut Dewi, Pemkab Pandeglang membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Jasindo. Pasalnya, jumlah UMKM yang telah terdaftar di Kabupaten Pandeglang, mencapai sekitar 190 ribu pelaku usaha dan masih membutuhkan berbagai bentuk pendampingan agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Ia menilai, salah satu aspek yang masih perlu diperkuat adalah perlindungan terhadap risiko usaha. Kehadiran layanan asuransi dinilai dapat memberikan rasa aman bagi pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya.
“Asuransi menjadi instrumen yang sangat kuat untuk memastikan keberlangsungan usaha mereka,” ujarnya.
Dalam gelaran tersebut, sekitar 60 pelaku UMKM memamerkan berbagai produk unggulan, mulai dari kerajinan anyaman, makanan dan minuman, hingga produk ekonomi kreatif lainnya. Pengunjung juga dapat memanfaatkan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang disediakan selama acara berlangsung.
“Tadi juga ada pelayanan pembuatan NIB. Semoga sinergi ini terus terjalin karena masyarakat membutuhkan mitra strategis seperti Jasindo,” ucap Dewi.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Ocke Kurniandi mengatakan, Peken Jasindo merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, tidak hanya melalui layanan perlindungan asuransi, tetapi juga lewat program pemberdayaan ekonomi.
Menurut Ocke, Jasindo yang merupakan badan usaha milik negara di bawah Danantara ingin menghadirkan wadah kolaborasi yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat dalam satu kegiatan.
“Kami ingin membantu Kabupaten Pandeglang meningkatkan kolaborasi UMKM. Masyarakat juga bisa melihat secara langsung perkembangan produk-produk UMKM di Pandeglang,” katanya.
Ia menjelaskan, Pandeglang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki potensi ekonomi yang didukung sektor pariwisata. Pengembangan kawasan Geopark dan berbagai destinasi wisata dinilai dapat membuka peluang pasar yang lebih besar bagi produk-produk UMKM lokal.
“Kami melihat potensi Geopark dan daerah wisata di Pandeglang sangat besar sehingga dapat membantu mendorong perekonomian daerah,” ujar Ocke.
Melalui kegiatan tersebut, Jasindo berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dapat terus berlanjut sehingga pelaku UMKM tidak hanya memperoleh akses promosi, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha, legalitas, serta perlindungan yang mendukung keberlanjutan bisnis mereka.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











