Terdesak Permukiman, Lima Primata Jawa Ditemukan Hidup Bersama di Alam Megamendung Bogor
M-Radar News, Bogor – Lima spesies primata asli Pulau Jawa berhasil ditemukan hidup berdampingan dalam satu lanskap di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor. Temuan ini menegaskan pentingnya kawasan tersebut sebagai suaka keanekaragaman hayati di Jawa yang semakin terdesak oleh aktivitas manusia.
Penemuan kelima primata tersebut dikonfirmasi oleh Paseban Foundation melalui riset lapangan, observasi, dan pemasangan kamera jebak. Keberadaan kelima spesies di satu area yang relatif kecil menunjukkan, bahwa Megamendung memiliki nilai konservasi yang strategis, terutama di tengah kepadatan penduduk dan pembangunan yang pesat di Pulau Jawa.
Selain primata, inventarisasi juga mencatat keberadaan satwa penting lain seperti Elang Jawa dan Macan Tutul Jawa, serta berbagai jenis flora dan fauna yang menjadi bagian dari ekosistem pegunungan tropis di kawasan tersebut.
Lokasi Megamendung yang berdekatan dengan Jakarta, dan termasuk dalam zona Cagar Biosfer Cibodas membuat kawasan ini rentan terhadap tekanan pembangunan dan aktivitas manusia.
Cagar biosfer sendiri memiliki konsep tata kelola yang mengintegrasikan pelestarian alam dengan pemanfaatan yang berkelanjutan, mencakup zona inti yang terlindung, zona penyangga, serta area interaksi sosial-ekonomi masyarakat sekitar.
Menanggapi kondisi tersebut, Paseban Foundation telah melakukan berbagai upaya konservasi, termasuk menanam lebih dari 21 ribu pohon lokal dan mengoperasikan penangkaran ex-situ untuk membantu memulihkan fungsi ekologis kawasan.
“Upaya ini juga menjadi bagian dari visi Megamendung Century Initiative yang bertujuan menjamin kelestarian lanskap tersebut di masa depan,” ujarnya dikutib tribunjabar, Sabtu (15/8/2026).
Keberhasilan konservasi ini menjadi contoh penting bagaimana ruang hidup satwa liar dapat dipertahankan di tengah tekanan urbanisasi, sekaligus menekankan pentingnya perlindungan habitat serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga keanekaragaman hayati di Pulau Jawa.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.










