Renato Veiga Tampil Penuh Saat Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026
M-Radar News, Bek muda Chelsea, Renato Veiga, menjadi starter dan bermain penuh saat Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri petualangan Cristiano Ronaldo di turnamen internasional.
Dalam laga tersebut, Veiga berduet dengan Ruben Dias di lini pertahanan Portugal. Pemain berusia 22 tahun itu tampil solid sepanjang pertandingan, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Spanyol lewat gol Mikel Merino di masa injury time babak kedua.
Portugal sebenarnya memiliki peluang emas lebih dulu melalui Nuno Mendes yang tembakannya membentur mistar gawang pada menit ke-41. Namun, hingga waktu normal habis, kedua tim masih bermain imbang 0-0.
Petaka datang bagi Portugal pada menit ke-90+1. Spanyol memanfaatkan tendangan bebas cepat yang dikirim Ferran Torres kepada Mikel Merino. Pemain Arsenal itu dengan tenang menaklukkan Diogo Costa dan memastikan kemenangan La Roja.
Susunan pemain Portugal yang diturunkan pelatih Roberto Martinez menempatkan Veiga sebagai bek kiri dalam formasi 4-2-3-1. Ia berduet dengan Ruben Dias di tengah, sementara Joao Cancelo dan Nuno Mendes mengisi pos bek sayap.
Veiga sendiri merupakan produk akademi Chelsea yang dipinjamkan ke beberapa klub sebelum akhirnya menembus tim utama The Blues. Performanya di Piala Dunia 2026 menjadi bukti perkembangan pesatnya sebagai pemain bertahan modern.
Meski demikian, kegagalan Portugal melaju ke perempat final menjadi catatan pahit bagi tim berjuluk Selecao tersebut. Mereka hanya mampu mencetak satu gol dalam tiga pertandingan fase grup dan tampil kurang meyakinkan sepanjang turnamen.
Pelatih Roberto Martinez mengakui bahwa timnya layak tersingkir. “Saya datang ke Portugal untuk memenangkan Piala Dunia, dan tanpa memenangkannya, tidak ada gunanya melanjutkan,” ujarnya setelah pertandingan.
Martinez menyesali keputusannya yang terlalu bergantung pada Cristiano Ronaldo yang sudah berusia 41 tahun. Kritik pun muncul karena ia enggan menurunkan pemain muda seperti Veiga lebih awal di turnamen.
Di sisi lain, Veiga justru mendapat pujian atas ketenangannya dalam menghadapi tekanan Spanyol. Ia beberapa kali memotong serangan lawan dan membangun serangan dari belakang dengan akurasi umpan mencapai 87 persen.
Kekalahan ini memastikan Portugal hanya mampu melaju hingga babak 16 besar, sama seperti pencapaian mereka di Piala Dunia 2022. Sementara Spanyol akan menghadapi pemenang antara Belanda dan Swiss di perempat final.
Bagi Veiga, pengalaman bermain di Piala Dunia menjadi modal berharga untuk kariernya ke depan. Ia diharapkan bisa menjadi andalan lini belakang Portugal untuk turnamen-turnamen mendatang.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








