Lengkap! Pidato Kenegaraan Prabowo: Capai 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan Memimpin Indonesia

Lengkap! Pidato Kenegaraan Prabowo: Capai 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan Memimpin Indonesia

M-Radar News, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 14 Agustus 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta. Dalam pidatonya, Prabowo memaparkan capaian pemerintahannya selama 21 bulan, termasuk pelaksanaan 121 kebijakan transformatif yang berhasil menyelesaikan berbagai masalah yang telah berlangsung puluhan tahun.

Prabowo menegaskan bahwa kepemimpinannya berfokus pada empat pedoman utama, yaitu menjaga dan melaksanakan UUD 1945, melindungi kepentingan nasional yang vital, mengatasi kesulitan rakyat secara cepat, dan selalu berorientasi pada kepentingan rakyat serta generasi mendatang. Ia menyampaikan bahwa kebijakan-kebijakan tersebut dijalankan dengan keberanian, kerja keras, dan gotong royong seluruh unsur bangsa.

Dalam pidato tersebut, Presiden juga menyoroti sejumlah program strategis yang tengah berjalan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa pembangunan Indonesia adalah perjuangan panjang yang berkelanjutan dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya. Ia menyatakan akan meneruskan berbagai program perlindungan sosial yang telah dirintis oleh presiden-presiden sebelumnya, mulai dari Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo.

Prabowo juga memberikan apresiasi kepada lembaga legislatif atas kerja sama yang terjalin. Ia memuji DPR yang telah menyelesaikan dan mengundangkan 13 Rancangan Undang-Undang hingga Juli 2026, termasuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga, yang mengakui martabat setiap pekerjaan dan hak perlindungan bagi pekerja.

Selain itu, DPD RI berhasil menghimpun lebih dari 10.883 aspirasi dari 38 provinsi yang kemudian menjadi masukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027.

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, memberikan tanggapan positif terhadap pidato tersebut, menyatakan bahwa pidato Prabowo menunjukkan semangat optimisme meskipun tantangan bangsa masih panjang. Utut menilai capaian yang dipresentasikan sudah membanggakan dan menegaskan pentingnya pengawasan pelaksanaan program di lapangan agar hasilnya maksimal.

Penutup pidato Prabowo mengingatkan bahwa republik ini didirikan bukan sekadar untuk eksistensi negara, melainkan untuk memastikan kehadiran negara di samping rakyatnya, menghadirkan keadilan dan kemakmuran bagi semua. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk membuktikan kepada dunia bahwa demokrasi Indonesia mampu menghasilkan kesejahteraan dan kemajuan yang berkelanjutan.

Pidato kenegaraan ini menjadi refleksi sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam mengatasi berbagai masalah nasional dengan kebijakan transformatif yang terukur dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup