Orang Utan Solo Safari yang Lepas Berhasil Diamankan Setelah Melepas Kabel Listrik Pengaman
M-Radar News, Solo – Seekor orang utan bernama Didi yang merupakan koleksi Solo Safari berhasil diamankan petugas setelah lepas dari kandangnya pada Selasa sore, 18 Agustus 2026. Satwa ini melepas kabel listrik pengaman di area exhibit sebelum memanjat pagar dan keluar ke jalan raya, lalu sempat berkeliaran di sekitar permukiman dan warung makan.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.10 WIB ketika petugas mengetahui Didi tidak berada di kandang. Orang utan tersebut kemudian terlihat memasuki area parkir Rumah Makan Bengawan dan merusak beberapa kendaraan roda dua yang terparkir. Didi juga sempat berjalan di Jalan KH Masykur sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas dengan cara dilumpuhkan menggunakan dua kali tembakan bius.
General Manager Solo Safari, Miyana Harikna, menjelaskan bahwa pengamanan di area exhibit sudah berlapis dan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Namun, sifat penasaran dan kemampuan meniru perilaku manusia yang dimiliki Didi menjadi faktor utama ia mampu melepas sistem elektrik pengaman dan melompat pagar pembatas kandang. “Orang utan itu memang sangat curious dan cerdas sehingga berhasil mengakali pengamanan kami,” ungkap Miyana.
Setelah mengetahui Didi lepas, tim internal Solo Safari yang memiliki kompetensi penanganan satwa segera dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan pengamanan. Proses pencarian berlangsung sekitar 30 menit hingga akhirnya orang utan berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi terkendali pada pukul 16.40 WIB.
Manajemen Taman Safari Indonesia (TSI) Group selaku pengelola Solo Safari menyatakan bahwa penanganan dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan kesejahteraan satwa. Tim juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur dan sistem pengamanan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Peristiwa orang utan yang berkeliaran di area pemukiman dan warung makan sempat menjadi viral di media sosial. Namun, warga sekitar tetap tenang dan menghindari kontak langsung dengan satwa tersebut untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Ke depan, Solo Safari akan memperkuat pengamanan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan publik serta kesejahteraan satwa sesuai standar pengelolaan satwa yang berlaku. Didi, yang juga memiliki anak berusia dua tahun, kini ditempatkan kembali di exhibit di tengah danau sebagai upaya pengamanan tambahan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan evaluasi ketat terhadap sistem pengamanan satwa di taman safari untuk menjaga keamanan pengunjung, masyarakat sekitar, dan satwa itu sendiri.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.









