KA Pandanwangi Tambah Tiga Stasiun Pemberhentian, Permudah Akses Penumpang di Jember dan Banyuwangi
M-Radar News, Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menambah tiga stasiun pemberhentian untuk Kereta Api (KA) Pandanwangi relasi Jember-Ketapang pulang-pergi (PP). Kebijakan tersebut diberlakukan melalui Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026.
Adapun ketiga stasiun tambahan yang kini melayani naik dan turun penumpang tersebut meliputi Stasiun Argopuro, Stasiun Sumberwadung, dan Stasiun Glenmore.
Penambahan pemberhentian ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus memudahkan masyarakat di sekitar wilayah stasiun dalam mengakses transportasi kereta api.
KA Pandanwangi selama ini melayani empat perjalanan setiap hari dengan rute Jember-Ketapang PP. Kereta api lokal tersebut menjadi salah satu pilihan transportasi masyarakat yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Jember dan Banyuwangi.
Tingginya minat masyarakat terhadap layanan tersebut terlihat dari jumlah penumpang sepanjang Januari hingga Oktober 2026, yang mencapai 937.942 orang. Angka tersebut setara dengan rata-rata sekitar 93.794 penumpang setiap bulan.
Volume penumpang tertinggi tercatat pada Mei 2026 dengan jumlah 102.806 orang. Peningkatan tersebut salah satunya dipengaruhi momentum libur nasional dan cuti bersama yang mendorong masyarakat melakukan perjalanan wisata maupun mengunjungi keluarga.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, penambahan tiga stasiun pemberhentian merupakan bagian dari upaya KAI meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas akses transportasi kereta api.
“Melalui GAPEKA 2026, kami ingin memastikan layanan kereta api semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat. Penambahan pemberhentian di Stasiun Argopuro, Sumberwadung, dan Glenmore diharapkan memberikan alternatif perjalanan yang lebih praktis, sehingga semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaat transportasi kereta api,” ujar Cahyo.
Menurutnya, kemudahan akses transportasi juga berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah. Mobilitas masyarakat yang semakin mudah diharapkan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Jember dan Banyuwangi.
“Kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga memiliki peran dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Dengan semakin banyaknya stasiun yang dilayani, kami berharap mobilitas masyarakat semakin tumbuh, kunjungan wisata meningkat, dan pelaku UMKM di sekitar wilayah stasiun turut memperoleh manfaat dari aktivitas perjalanan tersebut,” tambahnya.
KAI Daop 9 Jember, mengajak masyarakat memanfaatkan layanan KA Pandanwangi dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket lainnya.
Pelanggan juga diimbau memperhatikan jadwal keberangkatan, memastikan kesesuaian stasiun asal dan tujuan, serta datang lebih awal sebelum kereta berangkat.
Dengan penambahan tiga titik pemberhentian tersebut, KAI berharap layanan KA Pandanwangi semakin mudah dijangkau masyarakat dan mampu mendukung mobilitas serta aktivitas perekonomian di wilayah Jember dan Banyuwangi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.















