GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Daop 9 Tambah Pemberhentian dan Percepat Sejumlah Perjalanan KA
M-Radar News, Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, siap memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026, mulai pada 1 Desember 2026.
Penerapan jadwal baru tersebut membawa sejumlah perubahan, mulai dari penyesuaian waktu keberangkatan, percepatan waktu tempuh, hingga penambahan stasiun pemberhentian.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperluas aksesibilitas, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah di wilayah Tapal Kuda guna mendukung mobilitas masyarakat di sektor ekonomi, pendidikan, pekerjaan, dan pariwisata.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menyampaikan, bahwa GAPEKA 2026 merupakan langkah KAI dalam meningkatkan kualitas pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Melalui GAPEKA 2026, kami ingin menghadirkan layanan kereta api yang semakin mudah dijangkau melalui penyesuaian jadwal, waktu tempuh, serta pilihan stasiun pemberhentian. Harapannya, perubahan ini memberi manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat di wilayah Tapal Kuda,” ujar Cahyo, Rabu (4/11/2026).
Pada jadwal baru ini, KAI Daop 9 Jember tetap mengoperasikan 30 perjalanan kereta api penumpang dengan kapasitas 15.084 tempat duduk per hari. Jumlah ini sama seperti operasional GAPEKA sebelumnya.
salah satu penyesuaian utama terjadi pada KA Sangkuriang relasi Bandung-Ketapang pulang pergi (PP) yang mendapat tambahan titik pemberhentian:
* Rute Bandung–Ketapang: Tambahan pemberhentian di Stasiun Tanggul, Kalisetail, dan Rogojampi.
* Rute Ketapang–Bandung: Tambahan pemberhentian di Stasiun Rogojampi, Kalisetail, Tanggul, dan Klakah.
Perubahan rute ini berdampak pada durasi perjalanan. KA Sangkuriang relasi Ketapang–Bandung menjadi lebih cepat 46 menit.
Sebaliknya, relasi Bandung-Ketapang mengalami penambahan waktu tempuh sekitar 51 menit akibat penyesuaian pola pemberhentian dan operasional.
Selain itu, KA Sritanjung relasi Ketapang–Lempuyangan PP mulai 1 Desember 2026 juga resmi melayani naik-turun penumpang di Stasiun Klakah.
Percepatan Perjalanan dan Peningkatan Kecepatan Lintas
Sejumlah layanan lain turut mengalami efisiensi waktu perjalanan pada GAPEKA 2026, di antaranya:
* KA Mutiara Timur (Surabaya Pasarturi–Ketapang): Waktu tempuh lebih cepat ~20 menit.
* KA Pandalungan (Gambir–Jember): Waktu tempuh lebih cepat ~45 menit.
Peningkatan efisiensi waktu tersebut ditopang oleh kenaikan kecepatan maksimum operasional (V_{maks}) di beberapa lintas wilayah Daop 9 Jember:
* Bangil–Pasuruan: Meningkat dari 70 km/jam menjadi 110 km/jam.
* Tanggul–Jatiroto: Meningkat dari 100 km/jam menjadi 110 km/jam.
* Tanggul–Jember: Meningkat dari 100 km/jam menjadi 120 km/jam.
* Jember–Kalisat: Meningkat dari 70 km/jam menjadi 90 km/jam.
“Setiap perubahan dalam GAPEKA telah mempertimbangkan kondisi jalur, kesiapan sarana-prasarana, serta keselamatan. Peningkatan kecepatan ini diharapkan mendukung efisiensi waktu tanpa mengesampingkan keselamatan dan keandalan operasional,” tegas Cahyo.
KAI Daop 9 Jember, juga mengumumkan perubahan nama pada dua layanan kereta api:
- KA Blambangan Ekspres menjadi KA Blambangan
- KA Ijen Ekspres menjadi KA Ijen
Pemenuhan dan Pemesanan Tiket
Tiket perjalanan kereta api dengan jadwal GAPEKA 2026 sudah dapat dipesan masyarakat sejak 1 November 2026 melalui aplikasi Access by KAI serta kanal penjualan resmi lainnya.
Cahyo mengimbau, agar pelanggan untuk lebih teliti memverifikasi detail perjalanan pada tiket sebelum berangkat, terutama jam keberangkatan serta stasiun asal dan tujuan. Pelanggan juga diharapkan tiba lebih awal di stasiun untuk mengantisipasi alur boarding dan pemeriksaan barang.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.















