Minyak Goreng Habis, Minyaknya Disimpan Lagi? Kenali Batas Aman dan Risikonya
M-Radar News, Way Kanan – Kebiasaan menyimpan minyak goreng bekas untuk dipakai kembali memang menghemat anggaran dapur. Namun, penggunaan minyak jelantah secara berulang tanpa batasan jelas dapat mengubah struktur kimianya menjadi zat beracun dan karsinogenik. Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) memberikan panduan batas aman dan cara tepat menggunakan kembali minyak goreng.
Batas Maksimal Penggunaan Minyak
Secara umum, minyak goreng rumahan sebaiknya tidak digunakan lebih dari dua hingga tiga kali. Untuk minyak goreng sawit atau kelapa yang lebih stabil pada suhu tinggi, tetap disarankan maksimal tiga kali penggorengan. Sementara minyak sayur cair seperti zaitun, kanola, dan jagung memiliki titik asap lebih rendah dan lebih cepat rusak, sehingga hanya boleh digunakan satu hingga dua kali.
Tanda Minyak Harus Dibuang
Jangan hanya mengandalkan hitungan pemakaian. Perhatikan perubahan fisik minyak. Segera buang jika warna berubah gelap menjadi cokelat tua hingga kehitaman, muncul bau tengik akibat oksidasi, tekstur mengental dan lengket, atau saat dipanaskan kembali mengeluarkan busa berlebih dan cepat berasap meski suhu belum terlalu tinggi.
Cara Menyimpan Minyak Sisa Gorengan
Jika minyak baru dipakai sekali dan kondisinya masih baik, lakukan langkah penyimpanan yang benar. Pertama, dinginkan minyak terlebih dahulu, jangan langsung menyaring saat masih mendidih. Kedua, saring sampai bersih menggunakan saringan halus atau kain untuk memisahkan sisa remahan makanan yang akan mempercepat pembusukan.
Ketiga, simpan dalam wadah kaca atau stainless steel bertutup rapat. Terakhir, letakkan wadah di tempat sejuk dan gelap seperti lemari dapur, jauh dari kompor atau sinar matahari langsung yang mempercepat oksidasi.
Minyak goreng bekas pakai memang bisa disimpan dan digunakan kembali, namun kesehatan keluarga tetap prioritas. Dengan membatasi penggunaan maksimal tiga kali dan menerapkan penyimpanan yang benar, Anda bisa hemat tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












