Sejumlah Harga Komoditas Utama Naik, CPO Melonjak 2,92 Persen dan Nikel 2,16 Persen

Sejumlah Harga Komoditas Utama Naik, CPO Melonjak 2,92 Persen dan Nikel 2,16 Persen. Foto: istimewa

M-Radar News – Harga sejumlah komoditas utama menunjukkan tren kenaikan pada penutupan perdagangan, pada Rabu (19/8/2026). Kenaikan ini mencakup Crude Palm Oil (CPO), batu bara, nikel, dan timah, yang berpotensi berdampak pada sektor industri dan ekonomi secara luas.

Kenaikan Harga Komoditas Utama

Berdasarkan data dari berbagai sumber resmi perdagangan global, harga CPO mengalami lonjakan signifikan sebesar 2,92 persen, mencapai MYR 4.893 per ton. Kenaikan harga ini menunjukkan permintaan yang kuat untuk minyak kelapa sawit di pasar internasional.

Harga batu bara yang dipantau melalui ICE Newcastle juga naik sebesar 0,37 persen untuk pengiriman bulan September 2026, mencapai USD 134,75 per ton. Sementara itu, harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) meningkat 2,16 persen menjadi USD 17.113 per ton.

Timah turut mengikuti tren positif dengan kenaikan harga sebesar 1,33 persen, mencapai USD 55.550 per ton menurut data LME. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar logam yang terus bergerak naik dalam beberapa waktu terakhir.

Konteks dan Dampak Kenaikan Harga

Kenaikan harga komoditas ini memberikan sinyal positif bagi produsen dan pelaku industri terkait, terutama yang bergantung pada bahan baku seperti CPO dan logam. Namun, kenaikan harga juga dapat mempengaruhi biaya produksi dan inflasi di tingkat konsumen.

Minyak kelapa sawit, yang merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia dan Malaysia, menunjukkan peningkatan permintaan global yang mendorong harga naik. Begitu pula dengan batu bara dan logam seperti nikel dan timah, yang digunakan dalam berbagai sektor industri, termasuk energi dan manufaktur.

Perkembangan Terbaru di Lapangan

Foto yang diambil pada Jumat (13/2/2026) di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT Astra Agro Lestari Tbk di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menggambarkan aktivitas bongkar muat Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang menjadi bahan mentah utama CPO. Kegiatan ini penting untuk menjaga pasokan dan kualitas produksi di tengah fluktuasi pasar global.

Seiring dengan kenaikan harga komoditas, para pelaku usaha di sektor ini diharapkan dapat memanfaatkan momentum untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas agar dapat memperoleh manfaat maksimal dari kondisi pasar saat ini.

Kondisi pasar komoditas yang menguat juga menjadi indikator penting bagi pemerintah dan pelaku ekonomi untuk melakukan pengawasan dan kebijakan yang mendukung stabilitas pasar serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup