Karang Taruna Nasional Salurkan 6 Tenda dan Rp100 Juta untuk Korban Gempa NTT

Karang Taruna Nasional Salurkan 6 Tenda dan Rp100 Juta untuk Korban Gempa NTT. Foto: istimewa

M-Radar News, NTT Karang Taruna Nasional menyalurkan bantuan berupa enam unit tenda multifungsi dan dana operasional sebesar Rp100 juta untuk korban gempa bumi di wilayah Manggarai Timur, Nagekeo, dan Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya penanganan darurat dan dukungan kemanusiaan yang dilakukan oleh Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) sejak Senin, 17 Agustus 2026.

Berdasarkan koordinasi dan asesmen awal, PNKT menetapkan tiga kabupaten terdampak sebagai wilayah prioritas bantuan. Setiap kabupaten mendapatkan dua unit tenda multifungsi berukuran 6 x 12 meter yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan masyarakat selama masa penanganan darurat.

Distribusi tenda dilakukan melalui jalur udara, dengan dua unit tenda dikirim dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ke Bandara Komodo di Labuan Bajo untuk Manggarai Timur, sementara bantuan untuk Kabupaten Ende dan Nagekeo disalurkan melalui Bandara Ende.

Selain fasilitas tenda, PNKT juga menyediakan dana operasional awal sebesar Rp100 juta untuk ketiga kabupaten tersebut. Dana ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan prioritas masyarakat berdasarkan perkembangan situasi di lapangan dan hasil koordinasi bersama pihak terkait.

Peran Karang Taruna dalam Penanganan Bencana

Ketua Umum Karang Taruna Nasional, Budisatrio Djiwandono menegaskan pentingnya kehadiran Karang Taruna dalam membantu masyarakat menghadapi situasi sulit, termasuk bencana alam.

Menurut Budisatrio, jaringan Karang Taruna yang tersebar hingga tingkat daerah memungkinkan organisasi ini untuk bergerak cepat dan efektif dalam memberikan bantuan.

“Karang Taruna memiliki jaringan hingga ke daerah dan tumbuh langsung di tengah masyarakat. Ketika terjadi bencana, semangat kesetiakawanan sosial dan gotong royong harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Kita ingin memastikan saudara-saudara kita di NTT merasakan bahwa mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian,” ujarnya dikutib detiknews, Rabu (19/8/2026).

Langkah Selanjutnya dan Komitmen Berkelanjutan

PNKT memastikan dukungan terhadap penanganan gempa di Flores tidak berhenti pada tahap awal bantuan. Satuan Tugas Tanggap Bencana PNKT akan terus melakukan koordinasi, pemantauan, dan asesmen kebutuhan di lapangan agar bantuan dapat diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Budisatrio menambahkan, bahwa di tengah suasana kemerdekaan, semangat saling menjaga dan menguatkan harus terus hidup, terutama saat masyarakat menghadapi bencana.

Bantuan yang disalurkan oleh Karang Taruna Nasional ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah NTT.

Keberlanjutan dukungan dan keterlibatan aktif organisasi kemasyarakatan seperti Karang Taruna menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan komunitas menghadapi berbagai tantangan bencana di masa depan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup