Drone Ukraina Tewaskan 8 Orang di Rusia, Gudang Wildberries Ikut Diserang

Drone Ukraina Tewaskan 8 Orang di Rusia, Gudang Wildberries Ikut Diserang

M-Radar News, Jakarta – Delapan orang dilaporkan tewas akibat serangan drone Ukraina yang menghantam sejumlah wilayah di Rusia sejak Sabtu (28/2) hingga Minggu (29/2) malam. Serangan tersebut menyasar kawasan permukiman, fasilitas industri, hingga gudang milik perusahaan e-commerce terbesar Rusia, Wildberries.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah mencegat dan menghancurkan 635 drone Ukraina yang diluncurkan sepanjang malam. Salah satu serangan menghantam gudang Wildberries di wilayah Samara, sekitar 800 kilometer dari garis depan perang. Gubernur Samara, Vyacheslav Fedorishchev, mengatakan insiden itu memicu kebakaran namun tidak menimbulkan korban jiwa. Wildberries dikenal sebagai platform ritel daring terbesar di Rusia yang kerap disebut pesaing Amazon. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah fasilitas perusahaan itu beberapa kali menjadi sasaran serangan drone.

Di wilayah Saratov, Gubernur Roman Busargin melaporkan dua warga tewas setelah sebuah drone menghantam bangunan tempat tinggal di Kota Engels. Infrastruktur sipil di Engels dan Saratov juga mengalami kerusakan. Wilayah tersebut memiliki kilang minyak besar dan Engels menjadi lokasi pangkalan udara militer Rusia. Militer Ukraina mengklaim berhasil menyerang kilang minyak Saratov dan pangkalan udara Engels hingga memicu kebakaran di kedua lokasi tersebut.

Serangan juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain. Di Udmurtia, tiga orang tewas dan dua lainnya terluka. Di Belgorod, tiga orang meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka. Sementara di Bashkortostan, sistem pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh satu drone yang menyasar kawasan industri di ibu kota regional Ufa, meskipun sempat memicu kebakaran yang kemudian berhasil dikendalikan.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim melancarkan serangan balasan ke sejumlah target di Ukraina, termasuk fasilitas infrastruktur serta dua kapal yang membawa muatan militer di Pelabuhan Mykolaiv, dan satu kapal lain di Laut Hitam. Sementara itu, Gubernur Zaporizhzhia, Ivan Fedorov, melaporkan bahwa serangan Rusia menggunakan bom luncur menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 21 lainnya di kota tersebut.

Serangan saling balas antara Rusia dan Ukraina terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Kiev semakin sering menggunakan drone jarak jauh untuk menyerang sasaran ekonomi, energi, dan logistik di dalam wilayah Rusia, sementara Moskow terus menggempur berbagai kota di Ukraina dengan rudal, drone, dan bom berpemandu.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup