Kasino Tersembunyi di Sukoharjo Digerebek, Pemilik Koh Gun Jadi Sorotan Warga

Kasino Tersembunyi di Sukoharjo Digerebek, Pemilik Koh Gun Jadi Sorotan Warga

M-Radar News, Sukoharjo – Sebuah kasino tersembunyi yang beroperasi di sebuah gudang di Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, berhasil digerebek oleh tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Maluku, dan Polda Jawa Tengah pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Penggerebekan ini mengungkap aktivitas perjudian yang selama ini membuat warga sekitar resah sejak tahun 2025.

Lokasi kasino tersebut dikenal sebagai ‘Gedung SB’ dan selama ini terlihat seperti bangunan gudang biasa, tertutup dengan pagar tembok tinggi dan pengawasan CCTV. Warga sekitar mengaku tidak mengetahui fungsi sebenarnya dari bangunan tersebut dan bahkan tidak mengenal siapa pemiliknya. Camat Grogol, Herdis Kurnia Wijaya, juga menyatakan belum mengetahui identitas pemilik atau penyewa gedung tersebut, meskipun bangunan itu memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Hasil penggerebekan polisi mengamankan 71 orang yang berada di lokasi, di mana 30 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Selain itu, petugas menyita uang tunai lebih dari Rp1 miliar dan berbagai perlengkapan perjudian seperti kartu baccarat, mahjong, dadu, chip, CCTV, serta mesin tembak ikan. Aktivitas kasino ini dijalankan dengan sistem pembagian tugas yang terstruktur, mulai dari kasir, pembagi kartu, penukar chip, hingga operator CCTV dan teknisi arena.

Kasino ini diduga dimiliki oleh seorang pria bernama Gunawan, yang akrab disapa Koh Gun. Namun, identitas dan keberadaan Koh Gun hingga kini masih menjadi misteri. Penelusuran melalui mesin pencari tidak menghasilkan informasi yang memadai tentang latar belakangnya. Bahkan warga dan aparat setempat tidak mengetahui sosok pemilik gedung tersebut.

Penggerebekan ini bermula dari penyelidikan Polda Maluku terhadap aktivitas judi online (judol) yang kemudian dikembangkan bersama Polda Jawa Tengah dan Bareskrim Polri. Dugaan keberadaan server judi online di wilayah hukum Polres Sukoharjo menjadi salah satu fokus utama dalam pengungkapan ini.

Lokasi kasino yang berbatasan dengan Kota Solo ini berada di kawasan yang cukup padat penduduk, hanya berjarak sekitar 100 meter dari permukiman warga dan berada tepat di depan Vihara Karunia Maitreya. Kondisi bangunan yang tertutup rapat dan sepi dari aktivitas membuat warga sulit mendeteksi adanya kegiatan ilegal di dalamnya.

Ketua RT setempat, Sandit, mengaku bahwa warga selama ini menganggap gedung tersebut hanya sebagai gudang biasa dan tidak pernah menduga bahwa di dalamnya berlangsung aktivitas perjudian yang meresahkan. Ia juga menyatakan tidak mengetahui siapa pemilik gedung tersebut dan sempat dimintai keterangan oleh penyidik setelah penggerebekan.

Penindakan ini menunjukkan keseriusan aparat keamanan dalam memberantas aktivitas perjudian ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dan merusak ketertiban umum. Polisi masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam pengoperasian kasino ini.

Penggerebekan kasino tersembunyi di Sukoharjo menjadi perhatian khusus karena selama ini aktivitas perjudian tersebut berjalan tanpa diketahui secara luas dan menimbulkan keresahan di kalangan warga sekitar. Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah praktik serupa di daerah lain.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup