Viral Naik Tugu Triangulasi Merbabu, Dua Pendaki Minta Maaf dan Terima Sanksi
M-Radar News, Boyolali – Dua pendaki yang nekat menaiki Tugu Triangulasi di puncak Gunung Merbabu akhirnya meminta maaf secara terbuka setelah aksi mereka viral di media sosial. Balai Taman Nasional (TN) Gunung Merbabu mengidentifikasi keduanya dan memberikan sanksi berupa pembinaan.
Video yang memperlihatkan seorang pendaki berdiri di atas tugu Triangulasi dengan ketinggian 3.142 mdpl beredar luas di Instagram, salah satunya diunggah oleh akun @pesona_gunung19.
Dalam tayangan itu, tampak seorang pria berpose dengan kedua kaki menekuk di tiang tugu. Postingan tersebut mendapat puluhan ribu suka dan ribuan komentar. Menindaklanjuti viralnya konten tersebut, petugas Resor Selo bergerak cepat menelusuri identitas kedua pelaku.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TN Gunung Merbabu, Nurpana Sulaksono mengonfirmasi, bahwa kedua pendaki dipanggil dan dimintai keterangan, pada Rabu (29/7/2026). Mereka dianggap telah melanggar aturan kawasan konservasi dengan naik ke fasilitas yang bukan untuk umum.
Kedua pendaki bersikap kooperatif, mengakui perbuatan, dan menyatakan penyesalan. Mereka kemudian menandatangani Berita Acara Permintaan Keterangan (BAP) dan surat pernyataan di atas materai sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Sebagai sanksi pembinaan, Balai TN Gunung Merbabu mewajibkan kedua pendaki untuk menghapus seluruh dokumentasi pelanggaran dari media sosial dan membuat video permintaan maaf yang diunggah di akun masing-masing.
Peringatan keras juga disampaikan bahwa jika pelanggaran serupa terulang, mereka akan dikenai sanksi lebih berat sesuai ketentuan yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu mematuhi aturan di kawasan taman nasional. Tugu Triangulasi merupakan fasilitas survei geospasial yang tidak boleh dinaiki karena berbahaya dan melanggar etika konservasi.
Balai TN Gunung Merbabu mengimbau seluruh pengunjung untuk menjaga kelestarian alam dan tidak merusak fasilitas di Gunung Merbabu.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












