Suara Orang Tua Lampung: Anak Butuh Ruang Bermain, Bukan Cuma Mall
M-Radar News, Bandarlampung – Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momen krusial untuk menyoroti pemenuhan hak-hak dasar anak, salah satunya adalah ketersediaan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) yang aman, inklusif, dan layak. Di Provinsi Lampung, ketersediaan fasilitas publik semacam ini dinilai masyarakat masih belum merata dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Sejumlah orang tua di Kota Bandar Lampung dan sekitarnya mengungkapkan bahwa pilihan tempat rekreasi atau ruang terbuka hijau yang benar-benar dirancang aman untuk anak-anak masih sangat terbatas. Sebagian besar warga akhirnya harus mengandalkan area komersial atau pusat perbelanjaan (mall) agar anak-anak dapat bermain dengan nyaman.
Rina (34), warga Kecamatan Rajabasa, menyampaikan bahwa keberadaan taman kota yang ada saat ini belum sepenuhnya memenuhi standar kriteria ramah anak. Menurutnya, aspek keamanan dan kebersihan di ruang publik terbuka masih kerap terabaikan.
“Kalau mau ajak anak main di luar yang gratis, pilihannya sedikit sekali. Ada taman, tapi kadang wahananya sudah ada yang rusak atau karatan, jadi khawatir anak kebentur atau luka. Belum lagi masalah sampah dan kurangnya area resapan yang teduh,” ujar Rina.
Hal senada diungkapkan oleh Rahmad (39), warga asal Kedaton. Ia berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik kota, tetapi juga memprioritaskan ruang interaksi sosial untuk tumbuh kembang anak di tingkat kelurahan maupun kecamatan.
“Anak-anak zaman sekarang kan rentan sekali kecanduan gawai (gadget). Salah satu solusinya ya harus ada ruang terbuka di dekat pemukiman yang aman buat mereka berlari dan bersosialisasi. Kalau di tiap kecamatan ada lapangan atau taman bermain yang terawat dan ada pengawasnya, pasti orang tua tenang,” kata Rahmad.
Masyarakat berharap, momentum Hari Anak ini dapat memicu pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Lampung untuk memperbanyak serta merenovasi fasilitas publik agar berpredikat ramah anak. Pengadaan penerangan yang cukup, pemeliharaan alat permainan secara berkala, serta penyediaan fasilitas sanitasi yang bersih menjadi poin utama yang diharapkan warga demi mewujudkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi penerus.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











