Cegah Korupsi sejak Dini, Amanah Jadi Kunci Utama
M-Radar News, Surabaya – Pencegahan korupsi perlu dimulai sejak dini melalui pembentukan karakter yang berlandaskan kejujuran, tanggung jawab, dan amanah. Hal ini mengemuka dalam dialog Cahaya Pagi RRI Pro 4 Surabaya, Senin 20 Juli 2026, bertema “Mencegah Korupsi Sejak Dini”.
Ustadzah Dra. Suswati Hidayah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rungkut, Kementerian Agama Kota Surabaya, mengatakan korupsi merupakan tindakan penyalahgunaan amanah yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menghambat kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Islam secara tegas melarang segala bentuk pengkhianatan terhadap amanah.
“Allah berfirman dalam Surah Al-Anfal ayat 27 agar orang-orang beriman tidak mengkhianati Allah, Rasul, dan amanah yang telah dipercayakan kepada mereka. Ini menjadi peringatan bahwa korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan,” ujar Suswati.
Ia juga mengutip Surah Al-Baqarah ayat 188 yang melarang seseorang memperoleh harta dengan cara yang batil. Dana yang disalahgunakan melalui praktik korupsi seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan masyarakat.
Menurut Suswati, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. “Pencegahan korupsi harus dimulai sejak dini dengan menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan amanah kepada setiap individu melalui keluarga, sekolah, maupun lingkungan masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan keluarga merupakan madrasah pertama dalam membentuk karakter anak. Orang tua diharapkan memberikan teladan melalui perilaku jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta mengajarkan bahwa keberhasilan harus diraih dengan usaha yang halal, bukan melalui jalan pintas.
Peran sekolah juga dinilai sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai antikorupsi melalui pembiasaan disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta budaya kejujuran. Kebiasaan tersebut akan membentuk generasi yang mampu menjaga amanah dan menghargai hak orang lain dalam kehidupan bermasyarakat.
Menutup dialog, Suswati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya antikorupsi sejak usia dini. “Anak-anak perlu dibiasakan memiliki keberanian menolak tindakan yang salah, karena kejujuran dan integritas adalah bekal utama untuk menciptakan masyarakat yang bersih, adil, dan bebas dari korupsi,” katanya mengakhiri.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











