Cekcok dan Dugaan Pemukulan Pengendara oleh Dirreskrimum Polda Sumbar Berakhir Damai

Cekcok dan Dugaan Pemukulan Pengendara oleh Dirreskrimum Polda Sumbar Berakhir Damai

M-Radar News – Kasus cekcok yang berujung dugaan pemukulan terhadap seorang pengendara oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Barat, Kombes Teddy Fanani, dilaporkan telah berakhir dengan penyelesaian damai.

Permohonan maaf telah disampaikan langsung oleh Teddy kepada korban, Bill Irzano, dalam pertemuan yang berlangsung pada Minggu malam. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh orang tua Bill, termasuk ibunya, Susi Suzzana. Dalam pertemuan yang berlangsung secara kekeluargaan itu, Teddy bahkan memeluk Bill sebagai tanda penyesalan.

Penyelesaian Damai dan Pernyataan Korban

Susi Suzzana menyatakan bahwa permintaan maaf yang disampaikan secara langsung menjadi pertimbangan utama keluarga untuk menyelesaikan persoalan ini secara damai dan kekeluargaan. Ia menegaskan bahwa keluarga tidak memiliki tuntutan kompensasi apapun terkait insiden tersebut. “Beliau meminta maaf dan mengakui kesalahan. Kami sebagai orang tua akhirnya memilih memaafkan,” ujar Susi.

Selain itu, Susi juga membantah adanya anggapan bahwa laporan dibuat untuk memperoleh keuntungan. Ia menyebutkan bahwa kacamata Bill yang patah sudah dibeli kembali oleh keluarga. Dengan adanya penyelesaian damai, keluarga berencana mencabut laporan yang sebelumnya telah dibuat ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumbar pada hari Senin.

Respons Pihak Polda Sumbar

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa persoalan ini telah diselesaikan dengan baik sesuai kesepakatan kedua belah pihak. “Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan. Dengan adanya niat baik dan ketulusan, persoalan dapat diselesaikan secara damai,” ujarnya.

Susmelawati juga menegaskan bahwa kesepakatan damai tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Kronologi Singkat dan Latar Belakang

Kasus ini bermula dari cekcok yang terjadi di jalanan antara Teddy Fanani dan Bill Irzano, yang diduga berawal dari perselisihan terkait saling menyalip kendaraan. Video cekcok yang beredar viral di media sosial memperlihatkan dugaan pemukulan yang dilakukan oleh Kombes Teddy terhadap Bill, yang mengakibatkan kacamata Bill patah.

Bill kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT dan Propam Polda Sumbar untuk ditindaklanjuti secara hukum. Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, juga memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini demi menjaga integritas institusi kepolisian.

Makna Penyelesaian Damai

Penyelesaian damai dalam kasus ini menunjukkan pentingnya komunikasi dan penyelesaian perselisihan secara kekeluargaan, terutama dalam situasi yang melibatkan aparat penegak hukum dan masyarakat. Keputusan untuk memaafkan dan mencabut laporan diharapkan dapat mengembalikan situasi kondusif dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup