Dalam Kurun Waktu Kurang dari 9 Jam, Polisi Bekuk Dua Pelaku Penusukan Plt Kepala KUA Pulau Beringin

Dalam Kurun Waktu Kurang dari 9 Jam, Polisi Bekuk Dua Pelaku Penusukan Plt Kepala KUA Pulau Beringin. Foto: istimewa

M-Radar News, OKU Selatan – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulau Beringin, Ugarman Susanto (56), meninggal dunia setelah ditusuk oleh dua tetangganya dalam sebuah insiden yang berawal dari cekcok masalah parkir kendaraan.

Polisi berhasil menangkap kedua pelaku kurang dari sembilan jam setelah kejadian tersebut, menunjukkan respons cepat aparat dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum di wilayah tersebut.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 08.30 WIB di Jalan Masjid Suadak, Desa Pulau Beringin Utara, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Sumatera Selatan.

Insiden bermula saat korban memarkir kendaraannya di depan rumah salah satu pelaku, yang merupakan tetangganya. Pelaku menegur korban dan meminta untuk memindahkan kendaraan, karena dianggap mengganggu akses jalan dan area jemuran kopi milik pelaku. Meskipun korban memindahkan kendaraannya dan masuk ke kantor KUA, ketegangan belum mereda.

Ketika korban hendak meninggalkan lokasi bersama seorang saksi, situasi kembali memanas. Pelaku berinisial PB (25) diduga mendorong korban, sementara pelaku utama RS (32) mengeluarkan pisau bergagang kayu dan menusuk dada kiri korban sebanyak satu kali. Akibat luka tersebut, korban meninggal dunia.

Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Plt Kepala KUA dan mengapresiasi kerja cepat polisi dalam mengungkap kasus ini.

Polisi berhasil menangkap kedua pelaku di lokasi berbeda pada hari yang sama dengan menutup akses keluar wilayah dan melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Penangkapan yang berlangsung kurang dari sembilan jam ini menjadi bentuk keseriusan Polres OKU Selatan dalam merespons kejadian yang mengganggu ketentraman masyarakat dan memastikan adanya kepastian hukum.

Kasus ini mengingatkan pentingnya penyelesaian konflik secara damai, terlebih atas persoalan sepele seperti masalah parkir yang dapat berujung fatal.

Masyarakat diharapkan untuk mengedepankan komunikasi yang baik dan tidak melakukan tindakan kekerasan yang dapat merugikan semua pihak.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup