Polisi Tangkap Jukir di Jakbar yang Ancam Pukuli Pemotor yang Tak Bayar Rp 5000

Polisi Tangkap Jukir di Jakbar yang Ancam Pukuli Pemotor yang Tak Bayar Rp 5000

M-Radar News, Jakarta Barat Seorang juru parkir (jukir) berinisial MS diamankan polisi setelah mengancam akan memukul pengunjung Pasar Mitra Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, yang menolak membayar tarif parkir sebesar Rp 5.000.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Korban, Rendy Budiharto, memarkirkan motornya untuk berbelanja perlengkapan membuat kue. Saat hendak pulang, Rendy didatangi jukir yang meminta uang parkir Rp 5 ribu. Namun, Rendy menolak karena biasanya membayar tarif Rp 2 ribu. Ia sempat memberikan uang Rp 2 ribu, namun uang tersebut tidak diterima oleh jukir.

Terjadi cekcok hingga Rendy mendapat ancaman akan dipukuli oleh MS. Kejadian ini kemudian direkam dan diunggah oleh Rendy ke Instagram hingga viral. Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke layanan kepolisian 110 dan diarahkan membuat pengaduan ke Polsek Tambora.

Polisi segera melakukan pencarian terhadap MS yang ditemukan masih berada di sekitar area parkir Pasar Mitra. MS langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa MS kini sedang diperiksa terkait dugaan pemerasan sesuai Pasal 482 KUHP. Selain itu, hasil tes urine menunjukkan bahwa MS positif menggunakan narkoba jenis amphetamin.

Polisi juga mengamankan rekaman video viral sebagai barang bukti. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mendalami kasus tersebut.

Konteks dan Dampak

Kasus ini menyoroti praktik pungutan liar yang masih terjadi di beberapa lokasi parkir di Jakarta Barat. Tarif parkir yang tidak sesuai ketentuan serta ancaman kekerasan menjadi perhatian aparat kepolisian untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

Penemuan MS positif narkoba juga menambah kompleksitas kasus ini, mengindikasikan adanya masalah lain yang harus ditangani oleh pihak berwajib.

Polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan segala bentuk pungutan liar dan ancaman kekerasan agar penegakan hukum dapat berjalan secara optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup